AKADEMIKA ULM BANJARMASIN, SANGAT MEDUKUNG PEMILU TAHUN 2024 BERJALAN AMAN KONDUSIF DAN BERMARTABAT

BIDIK NEWS
Selasa, 06 Februari 2024, Februari 06, 2024 WIB Last Updated 2024-02-06T16:15:08Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Banjarmasin - Dalam Kurung tinggal 8 hari lagi Pemilu 2024, dan semakin hari semakin memanasnya suhu perpolitikan menjelang hari H pemungutan suara nanti di tanggal 14 Februari 2024.beberapa akademika Perguruan Tinggi di Indonesia menyampaikan petisi yang mengkritisi perkembangan perjalanan demokrasi dan politik di Indonesia. Selasa (06/02/2024).


Di karenakantelah banyak menyimpang dan banyaknya cawe-cawe dari penguasa atau rezim pemerintahan yang saat ini berkuasa.


Petisi-petisi yang di duga tersampaikan melalui medsos, media online, dan cetak tersebut bukannya menyejukkan suhu politik terakhir ini tapi justru menjadi pemicu semakin panasnya suhu politik di Pemilu 2024.


Kita patut bersyukur bersama, sampai hari ini di wilayah Kalimantan Selatan secara umum masih sangat kondusif situasinya, hal ini ditandai dengan beberapa kali pelaksanaan kampanye dari masing-masing kontestan yang berjalan aman dan damai.


Dalam distribusi logistik pemilu lancar tanpa hambatan, penyelenggara di tingkat provinsi dan kabupaten/kota (KPU Prov. Kalsel dan Kab/Kota) serta badan pengawas (Bawaslu Prov. Kalsel dan Kab/Kota) dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan anan.


Yang tak kalah pentingnya adalah adanya pernyataan dari Akademika ULM Banjarmasin yang mengajak kepada pihak-pihak yang berkompeten (KPU dan Bawaslu), para elit politik dan kontestan peserta pemilu, serta kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat mewujudkan Pemilu 2024 berjalan dan terselenggara dengan jurdil, aman, kondusif dan bermartabat.


Juga secara terpisah disampaikan oleh Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si.


"Kita semua berharap Pemilu 2024 di Indonesia, khususnya di Banua Kalsel dapat terselenggara dengan aman dan kondusif."


"Masyarakat yang punya hak pilih dapat hadir di TPS menyalurkan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani, tanpa tekanan, intimidasi maupun intervensi dari pihak mana pun."


Yang terpenting siapa pun nanti yang terpilih, baik itu presiden/wakil presiden maupun para anggota legislatif harus kita dukung sepenuhnya agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (Tim)

Komentar

Tampilkan